Makanan Ketan Bintul (Serang) Sate Bandeng (Serang) Pecak Bandeng (Serang) Rabeg (Serang) Nasi Gonjleng (Serang) Nasi Leumeng (P...
Translate
Salah seorang putri terkasih Ki Wakhia yang sedang meningkat remaja,
terkenal menjadi kembang Desa Gudang Batu. Namanya Nyi Mas Johar Manikam. Entah
kenapa, dari sejak kecil Nyi Mas Johar Manikam sangat menyukai warna hijau.
Begitu sukanya ia dengan warna kesayangannya. Bahkan, hingga remaja putri pun,
Nyi Mas Johar Manikam hampir setiap hari mengenakan pakaian berwarna hijau.
Karena itu, penduduk Gudang Batu memanggilnya dengan nama julukan Nyi Mas ljo.
Dapat diartikan, hijau dalam bahasa Serang. bermakna ijo, yaitu warna kesukaan
Nyi Mas Johar Manikam.
Ketika itu, usia Nyi Mas ljo, bak bunga sedang mekar‑mekarnya. Segar
dan indah, baunya yang semerbak harumnya seperti menggoda kumbang, yang tergiur
mengisap madunya. Tubuhnya tinggi semampai, kulitnya yang kuning langsat selalu
tampak bersih dan bercahaya. Rambutnya hitam gempal terurai panjang sebatas
pinggang, serasi sekali dengan orangnya. Parasnya cantik luar biasa, dihiasi
dengan sepasang lesung pipit di kedua pipinya yang montok, menambah
kecantikannya menjad.i semakin menawan. Bibirnya yang selalu basah, tampak
merekah laksana buah tomat, membuat setiap pemuda yang memandangnya menjadi
geregetan. Bentuk tubuhnya yang menggiurkan, disertai lekuk‑lekuk indah seperti
mengundang daya tarik khusus, yang menyebabkan banyak pemuda terpaksa menelan
air ludah berkali‑kali.
"Kalau saja ia mau menjadi istriku, aku rela menjadi tukang masaknya
seumur hidup." Kata seorang pemuda sambil duduk melamun, ia sedang membayangkan
keindahan tubuh Nyi Mas ljo yang membuatnya sering tak dapat tidur.
"Enak saja kau bicara, mengaca dulu kawan. Perempuan mana yang mau
dengan tampangmu yang cacingan itu." Ujar temannya sambil bergurau.
"Jangan menghina Bung, siapa bilang. Buktinya, si Munah sampai
keedanan dan mengajakku kawin." Jawab pemuda yang pertama tadi.
"Tentu saja, dia kan perempuan buta." Ucap yang lainnya
menimpali.
"Ha. . ., ha. . ., ha. . ." Maka terdengarlah tertawa mereka yang
riuh sekali.
Begitulah suasana kehidupan para pemuda Gudang Batu waktu itu. Tidak
sedikit pemuda yang mabuk kepayang dan merindukan kecantikan Nyi Mas Ijo. Hampir
setiap hari ada saja yang mereka perbincangkan tentang Nyi Mas Ijo, seperti tak
pernah bosan‑bosannya. Kendatipun begitu, tak seorangpun yang berani bersikap
kurangajar kepada Nyi Mas ljo, mereka sangat menaruh hormat pada ayahnya.
TUAN MEYER JATUH CINTA Salah seorang putri terkasih Ki Wakhia yang sedang meningkat remaja, terkenal menjadi kembang Desa Gudang ...
BAIKLAH, sebelum kita ikuti peristiwa bersejarah berikutnya yang melahirkan tokoh utama dalam buku ini.
Pada pertengahan abad ke 16, Banten berada di bawah kekuasaan
kerajaan Sunda, dengan pusat pemerintahan di Wahanten Girang, di tepi kali
Dalung, yaitu di sekitar Sempu sekarang. Ketika itu penduduk Banten memeluk
agama Hindu, yang mengabdi kepada Prabu Pucuk Umun sebagai penguasa tertinggi di
daerah itu. Perlu diketahui, menurut catatan sejarah, Prabu Pucuk Umun termasuk
keluarga dekat dari Prabu Siliwangi yang menjadi raja di Pajajaran. Pada masa
itu, Banten cukup ramai dikunjungi pedagang asing dari beberapa negara.
Sementara pelabuhan Banten, tercatat sebagai pusat perdagangan yang menarik
perhatian para saudagar Asia dan Eropa. Hasil
bumi yang diperdagangkan waktu itu adalah beras dan lada.
PERANG GUDANG BATU PERTAMA BAIKLAH, sebelum kita ikuti peristiwa bersejarah berikutnya yang melahirkan tokoh utama dalam buku ...
ASAL
MUASAL BATU KUWUNG
Oleh Endang Rukmana
DAHULU pernah hidup seorang saudagar kaya raya yang mempunyai
hubungan sangat erat dengan kekuasaan Sultan Haji. anak dari Sultan Ageng
Tirtayasa. Karena kedekatannya tersebut, sang Saudagar mendapat hak monopoli
perdagangan beras dan lada dari Lampung. Tak ayal, usahanya pun maju pesat.
Harnpir semua tanah pertanian di desa-desa yang berdekatan dengan
tempat tinggal sang Saudagar menjadi miliknya. la membeli tanah-tanah tersebut
dari para petani dengan harga yang rendah. Biasanva setelah petani-petani
tersebut tidak mampu lagi mernbayar hutang dengan bunga yang beranak-pinak dan
sudah habis jatuh tempo kepada sang Saudagar.
Selain itu, sang Saudagar diangkat menjadi seorang kepala desa di
ternpat tinggalnya. Tetapi ia menyalahgunakan kekuasaan yang diberikan dengan
memungut pajak yang lebih tinggi dari tarif yang diharuskan. Karena kekayaan
dari kekuasaannya itu, ia menjadi orang yang sangat sombong dan seringkali
bertindak sewenang-sewenang.
ASAL MUASAL BATU KUWUNG Oleh Endang Rukmana DAHULU pernah hidup seorang saudagar kaya raya yang mempunyai hubungan sangat er...

